ANALISIS KEANDALAN DAN PENENTUAN PERSEDIAAN OPTIMAL KOMPONEN SLUDGE SEPARATOR

ANALISIS KEANDALAN DAN PENENTUAN PERSEDIAAN OPTIMAL KOMPONEN SLUDGE SEPARATOR - Berikut informasi ANALISIS KEANDALAN DAN PENENTUAN PERSEDIAAN OPTIMAL KOMPONEN SLUDGE SEPARATOR yang sangat penting dan berguna bagi kita semua.

Rumusan Permasalahan

Kerusakan komponen mesin sludge separator di PT. Perkebunan Nusantara III Pabrik Kelapa Sawit Sei Mangkei mengakibatkan terjadinya penumpukan dalam aliran proses produksi sehingga target produksi dan jadwal penyelesaian produk tidak terpenuhi.

Hal ini disebabkan oleh perawatan yang dilaksanakan di PT. Perkebunan Nusantara III Pabrik Kelapa Sawit Sei Mangkei masih bersifat corrective maintenance, dimana perawatan yang berjalan selama ini hanya mengganti komponen yang rusak setelah terjadi kerusakan dan penentuan jumlah persediaan komponen/spare part yang selama ini dilakukan perusahaan hanya menggunakan perkiraan-perkiraan secara intuitif sehingga memakan biaya yang besar.

KODE IND 003 : ANALISIS KEANDALAN DAN PENENTUAN PERSEDIAAN OPTIMAL KOMPONEN SLUDGE SEPARATOR order skripsi sekarang

Atau silahkan kunjungi halaman DAFTAR SKRIPSI INDUSTRI untuk mendapatkan semua skripsi yang Anda butuhkan.

Gunakan CTRL + F atau Control F lalu ketikkan kata kunci untuk menemukan skripsi yang Anda butuhkan dengan mudah dan cepat.

Tujuan Umum

  1. Mendapatkan komponen mesin yang paling kritis untuk menganalisis keandalannya dalam mendapatkan interval waktu penggantian komponen mesin sludge separator.
  2. Menentukan jumlah persediaan optimal komponen mesin sludge separator.

 

Langkah Langkah Penelitian

  1. Penentuan Komponen Kritis dengan menggunakan Metode ABC
  2. Pengujian Distribusi untuk Data Kerusakan
  3. Menghitung Parameter Keandalan dan Fungsi Keandalan
  4. Menentukan Ekspetasi Jumlah Kebutuhan Komponen Kritis
  5. Menentukan Jumlah Persediaan Suku Cadang

 

Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang dipakai pada tugas akhir ini adalah penelitian yang bersifat studi kasus yang menjelaskan kondisi dari suatu sistem dengan pengamatan yang dilakukan.

Penelitian ini termasuk metode deskriptif yang bertujuan meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.

 

Variabel Penelitian

Variabel penelitian adalah karakteristik subyek penelitian yang berubah dari satu subjek ke subjek lainnya. Dalam penelitian ini variabel-variabelnya adalah sebagai berikut :

Variabel Independen (variabel bebas, sebab mempengaruhi) Variabel bebas merupakan variabel penelitian yang mempengaruhi dan menjadi sebab perubahan atau timbulnya variabel akibat. Adapun variabel bebas dalam penelitian ini adalah variabel waktu kerusakan komponen mesin dan data ongkos pengendalian persediaan.

Variabel dependen (variabel tergantung, akibat, terpengaruh) Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat dari variabel bebas. Adapun variabel terikat dalam penelitian ini adalah komponen kritis menurut metode ABC dan harga kumulatif.

Pengumpulan Data

Pengumpulan data dapat dilakukan dengan pengamatan langsung dan melalui wawancara. Pada dasarnya sumber data dibagi dalam dua jenis, yaitu :

  1. Data primer yang digunakan adalah mencatat urutan proses produksi pengolahan kelapa sawit, mencatat departemen yang menangani pengurutan produksi kelapa sawit. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi langsung.
  2. Data sekunder adalah data yang tidak langsung diamati peneliti. Data ini merupakan data yang diperoleh dari dokumen perusahaan, hasil penelitian yang sudah lalu dan data lainnya. Dalam penelitian ini data diperoleh dari divisi produksi, maintenance dan pembelian.

Data sekunder yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah

  1. Data kerusakan komponen mesin sludge separator yang terjadi selama periode penelitian.
  2. Daftar komponen mesin sludge separator yang terdiri dari data jumlah komponen dan harga komponen.
  3. Waktu penggantian komponen mesin sludge separator.
  4. Kebutuhan tenaga kerja, meliputi data jumlah tenaga kerja dan biaya tenaga kerja bagian maintenance.
  5. Biaya-biaya yang diperlukan dalam pengendalian persediaan.

Cara Pengumpulan Data

Pengumpulan data yang diperlukan dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Teknik Observasi, yaitu melakukan pengamatan langsung terhadap objek penelitian dengan melaksanakan pengamatan terhadap proses produksi pengolahan kelapa sawit dan memasukkan objek penelitian dalam proses pembuatannya yaitu pada tahapan pengolahan kelapa sawit.
  2. Mereview buku-buku laporan administrasi serta catatan-catatan pihak perusahaan yang berhubungan dengan data yang diperlukan yaitu data pemakaian suku cadang dan data kerusakan suku cadang untuk sludge separator serta harga tiap-tiap suku cadang.
  3. Teknik Wawancara, yaitu melakukan wawancara dengan supervisor dan karyawan    divisi    produksi,    maintenance    dan    pembelian yang dapat memberikan informasi yang diperlukan untuk menunjang penyelesaian masalah.
  4. Teknik Kepustakaan, yaitu dengan membaca buku-buku dan jurnal-jurnal penelitian yang berkaitan dengan penerapan reliability dan sludge separator

Pengolahan Data

Pemilihan Komponen Kritis Dengan Metode ABC Pemilihan komponen kritis dilakukan dengan menggunakan analisis dengan metode ABC berdasarkan:

  1. sering terjadi kegagalan atau frekuensi kerusakan
  2. harga satuan komponen dan jumlah kebutuhan Komponen kritis yang dipilih adalah komponen yang memiliki biaya penggantian yang paling berpengaruh terhadap keseluruhan biaya penggantian komponen.

Pengujian Distribusi

Setiap mesin memiliki karakteristik kerusakan yang berbeda-beda. Data yang ada diuji dengan menggunakan 4 pola distribusi, yaitu distribusi weibull, normal, lognormal, dan eksponensial (distribusi yang lazim digunakan dalam reliability).

Metode yang digunakan adalah least square dalam mendapatkan nilai index of fit, dengan pengujian ini dapat ditentukan kecenderungan data kerusakan untuk mengikuti pola distribusi tertentu. Pola distribusi yang sesuai adalah nilai index of fit terbesar.

Penentuan Parameter Distribusi

Setelah pola distribusi data selang waktu antar kerusakan diperoleh, maka langkah selanjutnya adalah melakukan perhitungan parameter distribusi untuk mendapatkan nilai MTTF (Mean Time To Failure) dengan metode Maximum Likelihood Estimator (MLE).

Penentuan Jumlah Persediaan

Menentukan jumlah kebutuhan persediaan optimal untuk komponen kritis mesin sludge separator untuk interval waktu satu tahun berdasarkan fungsi laju kerusakan. Penentuan jumlah persediaan ini dilakukan dengan melakukan perkalian antara komponen terpasang komponen pada mesin, nilai rata-rata fungsi laju kerusakan komponen dalam waktu satu tahun dan waktu pemakaian mesin selama satu tahun.

Analisa Data

Setelah dilakukan penentuan harga keandalan suku cadang maka didapat harga fungsi laju kerusakan komponen dalam waktu tertentu dan berdasarkan fungsi laju kerusakan ini dapat diperoleh berapa jumlah persediaan suku cadang yang harus disediakan di gudang apabila terjadi kerusakan pada komponen mesin sludge separator, sehingga proses produksi tetap berjalan dengan lancar dan tepat waktu.

Berdasarkan persediaan yang dibutuhkan dalam satu tahun ditentukan berapa jumlah pemesanan dan kapan pemesanan kembali yang ekonomis dan optimal dalam satu tahun tersebut.

Kesimpulan dan Saran

Tahapan ini menguraikan secara singkat hasil yang dicapai setelah dilakukan analisis dan evaluasi permasalahan sehingga dapat ditarik kesimpulan. Selanjutnya berdasarkan uraian dapat diberikan saran-saran yang membantu baik dalam aplikasi hasil perancangan maupun dalam penelitian lanjutan.



ANALISIS KEANDALAN DAN PENENTUAN PERSEDIAAN OPTIMAL KOMPONEN SLUDGE SEPARATOR - Demikianlah informasi ANALISIS KEANDALAN DAN PENENTUAN PERSEDIAAN OPTIMAL KOMPONEN SLUDGE SEPARATOR yang semoga bermanfaat buat kita semua.

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.