ANALISIS MASALAH KESEHATAN DAN KINERJA DOKTER GIGI DALAM PENGGUNAAAN FASILITAS KERJA DOKTER GIGI DENGAN PENDEKATAN MAKROERGONOMI

ANALISIS MASALAH KESEHATAN DAN KINERJA DOKTER GIGI DALAM PENGGUNAAAN FASILITAS KERJA DOKTER GIGI DENGAN PENDEKATAN MAKROERGONOMI - Berikut informasi ANALISIS MASALAH KESEHATAN DAN KINERJA DOKTER GIGI DALAM PENGGUNAAAN FASILITAS KERJA DOKTER GIGI DENGAN PENDEKATAN MAKROERGONOMI yang sangat penting dan berguna bagi kita semua.

Rumusan Permasalahan

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah para dokter gigi belum mengetahui keterkaitan personnel habit pada saat melakukan kegiatan kerjanya dengan keluhan muskuloskeletal dalam penggunaan fasilitas praktek dokter gigi.

KODE IND 005 : ANALISIS MASALAH KESEHATAN DAN KINERJA DOKTER GIGI DALAM PENGGUNAAAN FASILITAS KERJA DOKTER GIGI DENGAN PENDEKATAN MAKROERGONOMI order skripsi sekarang

Atau silahkan kunjungi halaman DAFTAR SKRIPSI INDUSTRI untuk mendapatkan semua skripsi yang Anda butuhkan.

Gunakan CTRL + F atau Control F lalu ketikkan kata kunci untuk menemukan skripsi yang Anda butuhkan dengan mudah dan cepat.

Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah analisa kesehatan dan kinerja yang baik terhadap para dokter gigi dengan meminimalkan keluhan musculoskeletal, dan memperbaiki personnel habit dokter gigi pada saat bekerja. Untuk mencapai tujuan penelitian maka sasaran penelitian ini adalah

  1. Mengidentifikasi keluhan muscoleskeletal disorders yang dialami dokter gigi terhadap penggunaan fasilitas praktek dokter gigi
  2. Identifikasi postur kerja aktual dan metode kerja pada dokter gigi
  3. Melakukan pengukuran jarak jangkauan maupun perpindahan yang dilakukan dokter gigi

 

Metode Penetuan Daerah penelitian

Metode penentuan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purposive), yakni suatu cara pemilihan daerah penelitian berdasarkan kriteria tertentu sesuai dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat, maka semakin meningkat pula tuntutan masyarakat akan kualitas kesehatan gigi dan mulut.

Sehingga, masalah kesehatan pada gigi dan mulut telah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. terutama masyarakat di kota Medan. Maka, populasi penelitian adalah kecamatan yang ada di kota Medan.

Metode Penentuan Sampel Penelitian

Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah dokter gigi yang bekerja di instansi kesehatan gigi maupun praktek dokter gigi. Metode sampel yang digunakan adalah metode simple random sampling. Sampel berada pada wilayah kota Medan ang terdiri dari 21 kecamatan. Gay dalam Husein (2009) menyatakan bahwa ukuran minimum sampel yang dapat diterima berdasarkan pada desain penelitian yang digunakan yaitu minimal 30 sampel.

Rancangan Penelitian

Rancangan Penelitian ini adalah Penelitian Analisis Kerja dan Aktivitas Penelitian Analisis Kerja dan Aktivitas menggunakan metode deskriptif untuk menyelidiki secara terperinci aktivitas dan pekerjaan seseorang atau sekelompok orang agar mendapat rekomendasi untuk berbagai keperluan masa yang akan datang.

Di dalam sektor industri penelitian ini sering dilakukan yang dikenal dengan analisis pekerjaan (job analysis). Dalam penelitian ini, studi yang mendalam dilakukan terhadap kelakuan dan prilaku para pekerja dalam melaksanakan pekerjaan masing-masing, serta efisiensi dalam penggunaan waktu.6

Dengan demikian, pada penelitian ini akan dilihat adanya keterkaitan personnel habit pada saat melakukan kegiatan kerjanya dengan keluhan muskuloskeletal dalam penggunaan fasilitas praktek dokter gigi dengan menggunakan pendekatan analisa dan perancangan makroergonomi (MEAD).

Objek Penelitian

Objek yang diteliti pada penelitian ini adalah menganalisis masalah kesehatan dan kinerja pada dokter gigi.

Instrumen Penelitian

Penelitian ini menggunakan beberapa instrumen untuk membantu dalam  pengumpulan data. Instrumen yang digunakan yaitu :

  1. Panduan wawancara
    Berisi pertanyaan-pertanyaan yang diajukan ketika melakukan wawancara dengan dokter gigi.
  2. Standard Nordic Questionnaire
    Digunakan untuk mengetahui keluhan muskuloskeletal yang dialami dokter gigi.
  3. Kamera digital Digunakan untuk mengambil foto postur kerja dokter gigi.
  4. Meteran
    Digunakan untuk mengukur dimensi fasilitas kerja

 

Pelaksanaan Penelitian

Penelitian dilaksanakan dengan terlebih dahulu dengan melakukan penelitian pendahuluan di instansi kesehatan poligigi dan praktek dokter gigi yang ada di kawasan kota medan, untuk mengidentifikasi masalah kemudian merumuskan masalah dan tujuan penelitian.

Sumber Data

Jenis data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data primer dan juga data sekunder.

Data Primer

Data primer adalah data yang diperoleh dari pengamatan dan pengukuran langsung terhadap objek penelitian di lapangan antara lain:

  • Data keluhan musculoskeletal dokter gigib. Data fasilitas kerja dokter gigi c. Data postur kerja aktual dokter gigi d. Uraian proses kegiatan pencabutan gigi e. Personnel habit dokter gigi f.    Data postur kerja aktual dokter gigi, g. Layout instansi kesehatan gigi maupun praktek dokter gigi

Data sekunder

Data sekunder adalah data yang diperoleh dari tempat objek penelitian dan bukan pengukuran langsung terhadap objek penelitian di lapangan, data sekunder yang diperoleh sebagai berikut: Medical record dokter gigi b. SOP pencabutan gigi.

Variabel Dependen

Variabel dependen adalah suatu variabel yang nilainya ditentukan oleh variabel lain. Dalam hal ini variabel dependen ialah health and performance problem (masalah kesehatan dan kinerja) terhadap dokter gigi.

 

Variabel Independen

Variabel Independen adalah suatu variabel yang mempengaruhi variabel dependen. Adapun variabel independen dalam hal ini yaitu:

  1. Physiological stress
    Adapun yang mempengaruhi physiological stress yaitu: personnel habit, massa kerja, medical record dan keluhan musculoskeletal.
  2. Phychosocial disturbances
    Adapun yang mempengaruhi phychosocial disturbances yaitu: poor Layout dan masalah antropotecnologi.

 

Pengolahan Data

Pengolahan data terdiri dari :

  1. Penentuan Keluhan Musculoskeletal Disorders
  2. Pendekatan analisa dan perancangan makroergonomi (MEAD).
  3. Penilaian Postur Kerja Menggunakan RULA

Analisis Pemecahan Masalah

Analisis dan pemecahan masalah yang dilakukan adalah sebagai berikut :

  1.  Analisis hasil SNQ yang telah dibagikan kepada 30 dokter gigi untuk mengetahui keluhan tingkat muskuloskeletal yang dialami oleh dokter gigi yang menjadi landasan dalam menentukan perbaikan metode kerja dalam penggunaan fasilitas kerja praktek dokter gigi (dental chair)..
  2. Analisis personnel habit dokter gigi untuk mengetahui kebiasaan yang tidak baik yang dilakukan dokter gigi dalam melakukan proses kegiatan kerja.
  3. Analisis dental unit yang digunakan dokter gigi, termasuk jenis, spesifikasi dan jenis lampu yang terdapat pada dental unit yang digunakan dokter gigi dalam melakukan proses kegiatan kerja.
  4. Analisis lingkungan kerja pada beberapa instansi kesehatan gigi maupun praktek dokter gigi yang diamati, untuk mengetahui layout kerja dokter gigi sehingga dapat diketahui penempatan tata letak fasilitas kerja dokter gigi.
  5.  Analisis fasilitas kerja pada beberapa instansi kesehatan gigi maupun praktek dokter gigi yang diamati, untuk mengetahui fasilitas apa saja yang digunakan dokter gigi dalam melakukan proses pencabutan gigi.
  6. Analisis MEAD, untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi health and performance problem pada dokter gigi.


ANALISIS MASALAH KESEHATAN DAN KINERJA DOKTER GIGI DALAM PENGGUNAAAN FASILITAS KERJA DOKTER GIGI DENGAN PENDEKATAN MAKROERGONOMI - Demikianlah informasi ANALISIS MASALAH KESEHATAN DAN KINERJA DOKTER GIGI DALAM PENGGUNAAAN FASILITAS KERJA DOKTER GIGI DENGAN PENDEKATAN MAKROERGONOMI yang semoga bermanfaat buat kita semua.

Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.